Pengertian dan Contoh Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Pengertian dan Contoh Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Struktur teks merupakan gambaran cara teks tersebut dibangun.Teks laporan disusun berdasarkan hal-hal berikut.

1. Teks pernyataan umum atau klasifikasi

Berisi tentang informasi dasar mengenai hasil pengamatan yang telah dilakukan, baik tentang hewan, tumbuhan, fenomena alam, sejarah, maupun tempat yang bersifat umum. Sebagai pendahuluan sebelum membedah secara lebih implisit.

2. Anggota atau aspek yang dilaporkan

Setelah dijabarkan dalam sudut pandang yang masih general, hasil penelitian harus lebih dijelaskan per detailnya. Bagian-bagian serta sistem apa saja yang terkait dalam observasi tersebut, juga bagaimana hasil validnya. Pada bagian ini berisi penjelasan mendetail tentang jalannya penelitian. Bukan hanya hasil yang harus diekspos ke media, tetapi penulis juga harus menyajikan proses memperoleh data tersebut. Data-data yang dikumpulkan dikemas dalam beberapa paragraf disertai dengan proses pengolahannya.

Dalam menganalisis struktur teks, struktur tersebut biasanya ditulis dengan pernyataan umum atau klasifikasi diikuti oleh anggota atau aspek yang dilaporkan. Tahap pernyataan umum atau klasifikasi merupakan pembuka atau pengantar tentang hal yang akan dilaporkan.

3. Contoh teks laporan dengan struktur teksnya.

Struktur Lapisan Bumi

Bumi merupakan salah satu anggota tata surya dengan matahari sebagai pusatnya. Jarak bumi dengan matahari sekitar 150 juta km. Bumi berbentuk bulat pepat dengan jari-jari ± 6.370 km. Bumi merupakan planet dengan urutan ketiga dari delapan planet yang dekat dengan matahari. Diperkirakan, bumi telah terbentuk sekitar 4,6 milyartahun yang lalu dan merupakan satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh berbagai jenis mahluk hldup. Permukaan bumi terdiri atas daratan dan lautan.

Lapisan bumi terdiri atas tiga bagian. Lapisan pertama adalah kerak bumi. Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudra dan benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km. Tebal lapisan kerak bumi mencapai 70 km dan merupakan lapisan tanah dan batuan. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup. Suhu di bagian bawah kerak bumi mencapai 1.100° Celcius. Lapisan kerak bumi dan bagian di bawahnya hingga kedalaman 100 km dinamakan litosfer.

Lapisan kedua adalah selimut atau selubung mantel. Selimut merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan kerak bumi.Tebal selimut bumi mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan padat. Suhu di bagian bawah selimut bumi mencapai 3.000° Celcius.

Lapisan ketiga adalah inti bumi. Inti bumi terdiri atas material cair, dengan penyusun utama logam besi (90%), nikel (8%), dan Iain-lain yang terdapat pada kedalaman 2.900-5.200 km. Lapisan ini dibedakan menjadi lapisan inti luardan inti dalam. Lapisan inti luartebalnya sekitar 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya mencapai 2.200°C. Inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2.700 km. Inti dalam ini terdiri atas nikel dan besi yang suhunya mencapai 4.500°C.

Berdasarkan penyusunnya, lapisan bumi terbagi menjadi litosfer, astenosfer, dan mesosfer. Litosfer adalah lapisan paling luar bumi (tebal kira-kira 100 km) dan terdiri atas kerak bumi dan bagian atas selubung. Litosfer memiliki kemampuan menahan beban permukaan yang luas, misalnya gunurig api. Litosfer bersuhu dingin dan kaku. Di bawah litosfer pada kedalaman kira-kira 700 km terdapat astenosfer. Astenosfer hampir berada dalam titik leburnya dan karena itu bersifat seperti fluida. Astenosfer mengalir akibat tekanan yang terjadi sepanjang waktu.

Lapisan berikutnya adalah mesosfer. Mesosfer lebih kaku dibandingkan astenosfer, namun lebih kental dibandingkan litosfer. Mesosfer terdiri atas sebagian besar selubung hingga inti bumi. Permukaan bumi ini terbagi atas kira-kira 20 pecahan besar yang disebut lempeng. Ketebalannya sekitar 70 km. Ketebalan lempeng kira-kira hampir sama dengan litosfer yang merupakan kulit terluar bumi yang padat. Litosfer terdiri atas kerak dan selubung atas. Lempengnya kaku dan bergerak di atas astenosfer yang lebih cair. Arus konveksi memindahkan panas melalui zat cair atau gas, yang membuat lempeng-lempeng dapat bergerak, sehingga dapat menimbulkan getaran yang terjadi dl permukaan bumi.

Itulah contoh Contoh Struktur Teks Laporan Hasil Observasi. Teks laporan yang baik atau ideal dapat dilihat dari unsur-unsur klasifikasi pada tiap tahap anggota/aspek yang dilaporkan. Klasifikasi pada tiap tahap anggota/aspek yang dilaporkan harus urut. Jumlah tahap anggota/aspek yang dilaporkan bergantung pada aspek yang akan diperinci, pada akhirnya menentukan jumlah paragraf yang digunakan untuk mewadahi aspek-aspek tersebut. Pada teks laporan tidak terdapat penutup yang simpulan atau pandangan penulis teks terhadap pokok yang dikemukakan. Penulis teks laporan hanya melaporkan yang dilihat dan diketahui tentang pokok yang dikemukakan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top