Menganalisis Unsur-Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel

Menganalisis Unsur-Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel

Unsur intrinsik secara langsung dapat ditemukan di dalam hasil karya sastra itu setelah dibaca dengan cermat, sedangkan unsur ekstrinsik merupakan unsur dari luar yang turut mempengaruhi terciptanya karya sastra. Unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel sebagai berikut.

1. Unsur Intrinsik

a.    Tokoh adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa atau berkelakuan di dalam berbagai peristiwa dalam cerita (Sudjiman, 1990:79).
b.    Perwatakan adalah penyajian watak tokoh dan penciptaan citra tokoh (Sudjiman, 1990:79).
c.    Alur/plot adalah jalinan peristiwa dalam karya sastra untuk mencapai efek tertentu.
d.    Tema adalah masalah yang menjiwai seluruh karangan.
e.    Sudut pandang adalah posisi pencerita dalam membawa kisahan, boleh jadi la tokoh dalam ceritanya (pencerita akuan), boleh jadi pula berada di luarnya (pencerita diaan).
f.    Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca/penonton/ pendengar.
g.    Latar adalah segala keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.
h.    Gaya bahasa adalah cara pengarang mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang digunakannya.

2. Unsur Ekstrinsik

Nilai-nilai dalam karya sastra dapat ditemukan melalui unsur ekstrinsik ini. Seringkali dari tema yang sama didapat nilai yang berbeda, tergantung pada unsur ekstrinsik yang menonjol. Misalnya, dua novel sama-sama bertemakan cinta, namun kedua novel menawarkan nilai yang berbeda karena ditulis oleh dua pengarang yang berbeda dalam memandang dan menyingkap cinta, latar belakang pengarang yang berbeda, situasi sosial yang berbeda, dan sebagainya. Sebuah karya yang baik adalah karya yang memiliki nilai-nilai pendidikan di dalamnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top