Konsolidasi dan Interaksi dalam Struktur Sosial

Konsolidasi dan Interaksi dalam Struktur Sosial

Adanya stratifikasi sosial dan diferensiasi sosial dalam masyarakat tentunya akan menimbulkan dampak negatif terhadap struktur sosial yang ada. Oleh sebab itu, diperlukan adanya konsolidasi dan interseksi dalam struktur sosial guna meminimalisir dampak negatif tersebut.

1. Konsolidasi dalam Struktur Sosial

Konsolidasi berasal dari bahasa Inggris, consolidation, yang berarti pengukuhan atau penguatan kembali. Kaitannya dengan struktur sosial, konsolidasi adalah usaha menata kembali suatu kelompok sosial yang dinilai mengalami kelemahan fungsi, kekurangkompakan, disintegrasi, atau sebab lain. Dalam skala yang lebih besar dan luas seperti masyarakat yang majemuk, konsolidasi bisa juga berarti sebuah upaya memperkuat parameter suatu kelompok (in group) terhadap kelompok lain (out group). Dalam masyarakat majemuk biasanya setiap kelompok memilih parameter sendiri-sendiri. Ketika suatu kelompok terancam oleh hadirnya kelompok lain yang lebih solid, kelompok tersebut akan melakukan konsolidasi. Selain antarkelompok, bentuk konsolidasi tersebut terjadi di dalam subkelompok dari sebuah kelompok yang besar.

2. Interseksi dalam Struktur Sosial

Interseksi berasal dari kata Intersection, yaitu titik pertemuan dari dua buah garis. Sementara secara istilah, Intersection berarti persilangan antara dua buah himpunan atau lebih yang setiap anggotanya juga menjadi bagian dari masing-masing himpunan itu. Dalam Istilah sosiologi, interseksi berarti persilangan dua atau lebih keanggotaan seseorang dalam suatu kelompok sosial.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top