Ciri-Ciri Masyarakat Madani Secara Umum

Ciri-Ciri Masyarakat Madani Secara Umum

Secara umum, ciri-ciri masyarakat madani sebagai berikut:

a. Memiliki Ruang Publik yang Bebas (Free Public Sphere)
Free public sphere, yaitu adanya ruang publik bebas sebagai sarana dalam mengemukakan pendapat. Arendi dan Habermas menyatakan bahwa yang dimaksud dengan ruang publik secara teoretis adalah sebagai wilayah tempat setiap masyarakat sebagai warga negara memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik. Warga negara berhak melakukan kegiatan secara bebas, seperti berserikat, menyampaikan pendapat, dan berorganisasi.

b. Demokratis
Demokratis berarti masyarakat dapat berlaku santun dalam pola hubungan interaksi dengan masyarakat lainnya dengan tidak memandang ras, suku, dan agama. Demokrasi merupakan syarat mutlak untuk menegakan masyarakat madani. Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi lembaga swadaya masyarakat (LSM), pers yang bebas, supremasi hukum, perguruan tinggi, dan partai politik.

c. Toleran
Toleran adalah suatu sikap yang dikembangkan dalam masyarakat madani untuk menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati aktivitas yang dilakukan orang lain.

d. Pluralisme
Pluralisme adalah sikap mengakui dan menerima kenyataan disertai sikap tulus bahwa masyarakat itu majemuk. Kemajemukan itu bernilai positif dan merupakan rahmat Tuhan.

e. Keadilan Sosial (Social Justice)
Keadilan yang dimaksud adalah keseimbangan dan pembagian yang proporsional antara hak dan kewajiban setiap warga dan negara yang mencakup seluruh aspek kehidupan.

f. Partisipasi Sosial
Partisipasi sosial, yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa, intimidasi, ataupun intervensi penguasa/pihak lain sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik yang bertanggung jawab.

g. Supremasi Hukum
Penghargaan terhadap supermasi hukum merupakan jaminan terciptanya keadilan. Keadilan harus diposisikan secara netral, artinya tidak ada pengecualian untuk memperoleh kebenaran di atas hukum.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top