Pengertian Teknik Dasar Cara Bermain Tenis Meja

Pengertian Teknik Dasar Cara Bermain Tenis Meja

Tenis meja adalah permainan olahraga yang menggunakan bola pingpong dan bet sebagai pemukulnya dan meja yang dirancang khusus sebagai lapangannya. Federasi Tenis Meja international dikenal dengan nama Internationale Table Tennis Federation yang disingkat ITTF. Federasi Tenis Meja di Asia didirikan tahun 1952 dengan nama Table Tennis Federation of Asia. Khusus di negara kita (Indonesia) juga didirikan ikatan tenis meja se-lndonesia pada tahun 1958 yang diberi nama PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).

1. Cara Bermain Tenis Meja

Cara memukul bola adalah bola harus memantul dahulu satu kali pada bidang meja sendiri serta bola yang dipukul itu harus melalui net lalu ke meja lawan. Tidak boleh memukul bola langsung dan memukul bola yang telah memantul dua kali pada bidang meja sendiri. Permainan tenis meja dapat dilakukan sebagai berikut.

a.    Single: putra atau putri (tunggal).
b.    Double: putra atau putri (ganda).
c.    Double campuran: ganda putra dan putri.

2. Teknik Dasar Permainan Tenis Meja 

a. Penyerangan
Serangan sangat penting dalam olahraga tenis meja. Serangan yang cepat dan keras bisa mematahkan pertahanan lawan yang membuat posisi agresif. Dasar-dasar teknik serangan ada dua macam, yaitu forehand dan backhand. Saat melakukan penyerangan terlebih dahulu harus meiihat kondisi datangnya bola. Jika bola datangnya agak jauh hingga harus dikejar, baru dilakukan serangan, serangan ini disebut serangan jarak jauh. Kelebihan serangan jarak jauh, yaitu karena bola datangnya tidak laju lagi maka penyerang mempunyai kesempatan untuk siap dan mengontrol bola.

Cara melakukan serangan {ready position) sebagai berikut.

1)    Forehand drive (menyerang model tarik dan bola mengandung top spin).
Cara melakukannya seperti penjelasan di bawah Ini.
a)    Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, badan agak menyerong ke bawah kanan ± 45 cm dan lutut agak dibungkukkan.
b)    Bet ditarik ke samping badan agak ke belakang, kepala bet agak menghadap tanah dengan lengan agak ke bawah dan pergelangan tangan tidak boleh dibengkokkan.
c)    Saat bola menuju ke arah pemain, kemudian lengan diayunkan ke depan kiri atas dengan menggesek di bagian belakang bola untuk bola kosong, dan menggesek bagian bola di bagian bawah bola untuk bola isi.
d)    Agar jalannya bola satu garis lengkung, pergelangan tangan ikut membantu menggesek bola ke atas sehingga bet berhenti di samping kiri atas kepala.

2)    Backhand drive (menyerang model tarik dengan bola mengandung top spin). Cara melakukan seperti penjelasan di bawah ini.
a)    Kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang, badan agak menyerong ke kiri hingga lengan atas menempel di dada, pergelangan tangan tidak boleh dibengkokkan, dan kepala bet agak menghadap tanah.
b)    Posisi tersebut diambil pada saat bola lawan menuju ke arah pemain.
3)    Backhand smash

Cara melakukannya seperti penjelasan di bawah ini.
a)    Kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang, badan miring ke kiri hingga pundak kanan menghadap meja.
b)    Lengan bawah ditarik ke kiri ke belakang lebih tinggi dari meja.
c)    Setelah bola mental mencapai titik teratas, lengan bawah diayun ke depan arah kanan memukul bola. Pada saat pergelangan tangan membantu menekan bola dan mengatur arah, berat badan pindah dari kaki kiri ke kaki kanan.

4)    Forehand smash
Cara melakukan forehand smash hampir sama dengan backhand smash, perbedaannya hanya terietak pada posisi tangan.

5)    Smash bola melambung
Cara melakukannya seperti penjelasan di bawah ini.
a) Kaki kiri di depan, kaki kanan di belakang, badan miring ke kanan hingga berat badan bertumpu pada kaki kanan.
b) Lengan ditarik ke belakang dan pinggang agak miring ke kanan.
c) Setelah bola mental mencapai titik teratas, lengan mulai diayunkan dari bawah ke atas memukul dan menekan bola ke bawah dengan dibantu pergelangan tangan.

6)    Forehand loop drive adalah pukulan di mana datangnya bola memantul cukup tinggi. Pukulan forehand loop drive merupakan kerja sama antara pergelangan tangan, siku, dan lengan.

b. Pertahanan
Pertahanan merupakan salah satu teknik dalam permainan apa pun yang perlu dilakukan dengan baik dan bersifat penting. Jika dapat menguasal teknik bertahan dengan baik, besar sekall ancamannya bagi penyerang. Teknik bertahan yang biasanya digunakan dalam permainan olahraga tents meja, yaitu cut defensive.

Cut defensive adalah mengembaiikan bola dengan menggunakan gaya membacok dan biasanya menunggu sampai bola lawan datang dengan kekuatan dan kecepatan terakhir.

Berikut penjelasan dan beberapa teknik cut defensive.

1)    Forehand Cut Defensive
Posisi yang baik dari teknik tersebut, yakni kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, serta lutut dibengkokkan rileks. Selanjutnya, badan menyerong ke meja dan agak membungkuk, dengan berat badan pada kaki kanan, bet diangkat sampai atas bahu, pergelangan tangan tidak dibengkokkan dan gagang bet agak menghadap ke tanah.

2)    Backhand Cut Defensive
Posisi yang baik dari backhand cut defensive, yakni kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang, dan lutut dibengkokkan rileks. Badan menyerong ke meja dan agak membengkok dengan berat badan di kaki kiri. Bet diangkat ke atas bahu, pergelangan tangan tidak dibengkokkan, dan gagang bet menghadap ke tanah.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top