Pengertian Metode Penelitian Geografi

Pengertian Metode Penelitian Geografi

Penelitian atau reset berasal dari bahasa Inggris research yang merupakan gabungan dari kata re (kembali) dan to search (mencari). Penelitian merupakan upaya atau kegiatan yang bertujuan mencari jawaban sebenar-benarnya terhadap suatu kenyataan atau realita yang dipikirkan atau dipermasalahkan dan mernperoleh pengetahuan ilmiah tertentu yang berguna, baik bagi aspek keilmuan maupun bagi aspek guna laksanakan atau praktis dengan menggunakan metode-metode tertentu menurut prosedur yang sistematis.

Berikut ini merupakan pengertian metode penelitian geografi menurut beberapa ahli.

1.    Menurut Hill Way, penelitian adalah suatu metode studi yang bersifat hati-hati dan mendalam dari segala bentuk fakta yang dapat 4 dipercaya atas masalah tertentu guna membuat pemecahan masalahan tersebut.
2.    Menurut Soetrisno Hadi, penelitian adalah usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, usaha mana dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.
3.    Menurut Hadari Nawawi, metode penelitian adalah ilmu yang memperbincangkan metode-metode ilmiah dalam mengenali kebenaran pengetahuan.
4.    Menurut Soetrisno Hadi, metode penelitian adalah pelajaran yang memperbincangkan metode-metode ilmiah untuk suatu penelitian.
5.    Menurut Pabundu Tika, metode penelitian geografi diartikan sebagai pelajaran yang menjelaskan tentang metode-metode ilmiah untuk mengkaji kebenaran dan lingkungannya, baik lingkungan fisik maupun sosial.

Penelitian merupakan suatu proses untuk menemukan kebenaran. Agar diperoleh hasil penelitian yang valid dan reliabel maka penelitian harus didesain dengan sempurna . menggunakan metode dan teknik penelitian yang tepat, baik dalam proses pengumpulan data. Begitupun dengan geografi yang merupakan ilmu yang mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di muka bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi. Penelitian yang berkaitan dengan hal tersebut harus dilakukan dengan saksama dan seakurat mungkin.

Dalam praktik penelitian ilmiah, ada dua pendekatan untuk menjawab permasalahan penelitian yang timbul sebagai suatu fenomena yang harus dicari jawabannya, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

1.    Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilakukan menggunakan alat indra tanpa mengacu pada satuan pengukuran baku. Data yang didapat dari penelitian kualitatif berupa deskripsi atau penjelasan mengenai suatu keadaan atau kejadian.

2.    Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan menggunakan alat ukur dan mengacu pada satuan pengukuran baku. Data yang didapat dari penelitian kuantitatif berupa angka atau jumlah.

Melalui disiplin ilmu geografi, kita dapat melakukan penelitian geografi terhadap fenomena geosfer. Fenomena geosfer yang dimaksud adalah gejala-gejala yang berhubungan dengan litosfer, hidrosfer, dan atmosfer. Dalam menjelaskan hubungan timbal balik antarmanusia dengan alam, geografi menggunakan sudut pandang kewilayahan. Maksudnya geografi membahas suatu wilayah menurut kenyataan wilayah tersebut. Dalam geografi wilayah dapat diartikan sebagai luas atau sempitnya suatu bagian. Telaah geografi dengan sudut pandang kewilayahan akan memberikan kejelasan tentang interaksi dan interdepensi (ketergantungan) antara manusia dengan alam di lingkungan hidupnya. Persamaan dan perbedaan antara gejala geosfer dipelajari dengan sudut pandang kewilayahan dan konteks keruangan, yaitu ruang tempat hidup manusia. Di dalam ruang tersebut terdapat hubungan sating ketergantungan antara manusia dengan lingkungan alam.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top