Pengertian Menangkap Peluang Usaha

Pengertian Menangkap Peluang Usaha

1. Memetakan Peluang Usaha

Ketika akan memulai usaha, seseorang mungkin bingung ingin menjalankan usaha apa. Dalam keadaan seperti ini, Anda bisa memulai hal-hal yang paling dekat dengan diri Anda. Daiam keadaan bingung akan menentukan langkah ini Anda sudah mempunyai satu modal, yaitu minat Anda untuk berwirausaha. Minat ini sangat besar pengaruhnya pada perjalanan usaha, karena jika minat Anda pada bidang wirausaha tersebut besar, maka Anda tidak akan mudah menyerah, karena kita menikmatinya.

Anda dapat menemukan inspirasi usaha melalui 4 langkah sebagai berikut.

a.    Tentukan dari mana Anda mulai menemukan sebuah sumber peluang.
b.    Tentukan sektor yang tepat untuk Anda masuki.
c.    Berdayakan kekuatan produk Anda agar memiliki nilai jual.
d.    Evaluasi dan berdayakan peluang Anda menjadi sebuah produk (suatu bisnis).

Peta peluang usaha sebenarnya terletak pada wirausaha yang menggerakkan usaha. Menurut James L. Hesbett, kekuatan peluang usaha yang mengacu.penawaran dan permintaan jasa sebagai berikut.

a. Meningkatkan sistem distribusi yang didasarkan atas informasi.
b. Adanya deregulasi.
c. Berkurangnya hambatan perdagangan.
d. Meningkatnya teknologi informasi.
e. Perkembangan pasar modal.
f. Konsumen makin menghargai nilai dari waktu.



2. Strategi Memilih Peluang Usaha

a.    Pilihlah jenis usaha yang paling Anda sukai (bermula dari hobi Anda).
b.    Sebaiknya jangan memilih bisnis yang telah besar walaupun kemampuan keuangan Anda mungkin cukup memenuhi.
c.    Jangan memilih usaha yang musiman. Lebih baik berusaha/berdagang kecii-kecilan, karena berusaha/berdagang kecii-kecilan akan memiliki peluang untuk berkembang.
d.    Bisnis waralaba. Bagi calon wirausahawan yang memiliki modal dapat memilih bisnis waralaba dengan modal/slstem waralaba terutama memilih yang telah terbukti sukses dalam jangka panjang dan bahkan tahan terhadap krisis moneter.
e.    Memilih usaha tanpa modal (modal ringan).

3. Mengidentifikasi Risiko

Risiko yang terjadi dalam dunia usaha bisa disebabkan risiko barang yang tidak laku, risiko akibat sikap karyawan, risiko karena penjualan yang rendah, risiko karena bahan baku, dan sebagainya.

Risiko usaha yang terjadi bisa diminimalkan bila kita tahu cara mengatasinya, misalnya dengan keahlian yang dimiliki seseorang, baik dalam hal persaingan maupun masalah manajemen lainnya Tahap salanjutnya adalah mangumpulkan mformasi usaha secara intensif, sehingga penaksiran dapat dibuat secara realistik. Barbagai masalah dan akibat, sebaiknya ditelaah sarta ditentukan secara tarus-menerus dengan pangambilan kesimpulan sacara logis.

Dalam palaksanaannya, unsur dalam mengurangi rislko usaha sehagai berikut.

a.    Adanya keadaan dalam kamampuan mengelola usaha.
b.    Adanya kerja prestatif.
c.    Kemampuan merencanakan taktik dan strategi.
d.    Kreativitas dan inovatif dalam menetapkan cara mengubah keadaan usaha.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top