Pengertian Latihan dan Tes Kekuatan Otot

Pengertian Latihan dan Tes Kekuatan Otot

Kekuatan adalah tenaga kontraksi otot yang dicapai dalam sekali usaha maksimal. Latihan kekuatan (strength training) pada umumnya dilakukan dengan pemberian beban, baik beban internal (tubuh sendiri) maupun beban ekstemal (peralatan fitness). Kekuatan merupakan unsur yang sangat penting dalam aktivitas olahraga karena kekuatan merupakan daya penggerak dan pencegah cedera. Berikut adalah manfaat jika seseorang memiliki kekuatan otot yang baik.

1.    Meningkatkan daya penggerak pada setiap aktivitas.
2.    Mencegah kemungkinan cedera.
3.    Menunjang efisiensi kerja.
4.    Memperkuat stabilitas persendian.

Kekuatan otot merupakan komponen yang sangat penting dalam kondisi fisik secara keseluruhan. Berikut bentuk-bentuk latihan kekuatan yang dapat dilakukan.

1.    Push Up
Push up dilakukan untuk melatih kekuatan otot lengan. Berikut teknik melakukan push up dengan benar.
a.    Sikap awal tidur tengkurap, kedua kaki rapat dan diluruskan dengan ujung kaki menumpu pada lantai.
b.    Letakkan kedua telapak tangan di samping dada, seluruh jari-jari menunjuk ke depan dengan kedua siku ditekuk.
c.    Angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus dengan menolakkan telapak tangan dan ujung kaki dari lantai.
d.    Kemudian, turunkan kembali dengan membengkokkan kedua siku. Posisi badan dan kaki tetap lurus tidak menyentuh lantai.

2.    Sit Up
Sit up ditujukan untuk menguatkan otot perut. Berikut langkah-langkah melakukan sit up.
a.    Posisi awal tidur telentang, kedua tangan diletakkan di belakang kepala, dan kedua lutut ditekuk.
b.    Angkat badan ke atas hingga posisi duduk, dengan kedua tangan tetap berada di belakang kepala.
c.    Mintalah bantuan teman untuk memegangi kedua kaki agar tidak ikut terangkat bersama badan.

3.    Tes Angkat Tubuh (Pull Up)
Tujuannya adalah mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan otot bahu. Alat atau fasilitas meliputi palang tunggal, stopwatch, dan formulir pencatat hasil. Pelaksanaannya diawali peserta bergantung pada palang tunggal sehingga kepala, badan, dan tungkai lurus. Kedua lengan dibuka selebar bahu dan keduanya lurus. Peserta mengangkattubuhnya dengan membengkokkan kedua lengan sehingga dagu menyentuh atau melewati palang tunggal, lalu kembali ke sikap semula. Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top