Pengertian Latihan dan Tes Daya Tahan

Pengertian Latihan dan Tes Daya Tahan

Daya tahan adalah kemampuan kondisi tubuh untuk melakukan kerja dalam waktu yang lama. Latihan daya tahan (endurance training) merupakan latihan untuk bekerja atau berlatih dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan. Manfaat memiliki daya tahan tubuh yang baik sebagai berikut.

1. Meningkatkan kemampuan kerja jantung.
2. Meningkatkan semua kemampuan fisik lainnya.
3. Menciptakan aktivitas gerak yang ekonomis-Meningkatkan daya refleks.
4. Meningkatkan kemampuan kerja otot.

Daya tahan otot (muscular endurance) dapat dilakukan dengan latihan yang melibatkan satu otot pada tubuh. Caranya dengan melakukan suatu gerakan berulang-ulang dalam waktu yang relatif lama. Adapun latihan daya tahan jantung dan paru-paru (general endurance) biasanya dengan melakukan latihan yang bersifat aerobik, yaitu latihan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

1. Latihan Daya Tahan Otot

Daya tahan otot adalah kemampuan otot-otot untuk melakukan tugas gerak dalam waktu yang cukup lama. Bentuk daya tahan otot dapat dilatih dengan latihan beban (weight training). Sebelum melakukan latihan beban harus diperhatikan prinsip-prinsip berikut.

a.    Sebelum latihan harus melakukan pemanasan (warming up).
b.    Perkembangan otot hanya mungkin terjadi apabila dibebani dengan daya tahanan yang kian hari kian bertambah dan dianjurkan dimulai dari 8 RM (repetisi maksimal).
c.    Untuk hasil yang efektif, setidaknya latihan dilakukan 3 kali dalam seminggu dan dalam sekali latihan minimal dilakukan 3 set dengan istirahat 3-5 menit di antara setiap setnya.
d.    Selama latihan, pengaturan napas harus dijaga, yaitu mengeluarkan napas saat berkontraksi (mendorong, mengangkat, atau menarik) dan mengambil napas saat relaksasi.

Untuk latihan daya tahan otot dapat pula digunakan alatseperti barbel sebagai beban latihan. Contoh gerakan yang dapat melatih daya tahan otot dengan menggunakan barbel, antara lain press, curl, bench press, dan step up.

2. Daya Tahan Jantung dan Paru-Paru

Untuk meningkatkan dan mengembangkan daya tahan jantung, ada banyak latihan yang bisa dilakukan. Beberapa bentuk latihan yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan jantung-paru sebagai berikut.

a. Circuit training adalah latihan yang dilakukan dengan membentuk beberapa pos latihan. Setiap pos memiliki satu bentuk latihan dengan fungsi dan tujuan tertentu. Tujuan dari circuit training adalah mengombinasikan beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan beberapa komponen fisik secara bertahap dan berkesinambungan.
b. Fartlek (speed play) adalah latihan yang dilakukan di alam terbuka dengan suasana alam yang tidak membosankan. Kondisi alam yang dipilih adalah kondisi alam yang berbukit-bukit, mempunyai semak belukar, atau berpasir.
c. Latihan interval (interval training) adalah latihan yang djlakukan dengan diselingi interval istirahat untuk menghadapi latihan berikutnya.
d. Lari jarak jauh (long running) sebaiknya dilakukan di tempat yang suasana alamnya masih alami sehingga polusi udaranya masih sedikit.
e. Renang jarak jauh (long swimming), dilakukan dengan cara menetapkan target waktu atau jarak tempuh sesuai dengan lebar atau panjang kolam renang yang digunakan.
f. Cross country dilakukan di alam terbuka yang masih alami, seperti melalui pegunungan, perbukitan, persawahan, perkebunan, dan hutan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top