Pengertian Devisa, Macam, Sumber Fungsi Lengkap

Pengertian Devisa, Macam, Sumber Fungsi Lengkap

Dengan adanya perdagangan internasional maka akan menghasilkan konsekuensi transaksi internasional. Dalam transaksi internasional ini digunakan alat pembayaran internasional yang berupa devisa. Devisa adalah alat pembayaran internasional yang dapat diuangkan dengan mata uang asing.

a. Macam-Macam Devisa

1)    Emas, semua orang dapat menerima alat pembayaran berupa emas karena sifatnya yang convertible. Emas yang sah sebagai alat pembayaran berupa emas batangan dengan kadar 24 karat.
2)    Bill of Exchange (wesel) merupakan surat perintah dari nasabah kepada bank untuk melakukan pembayaran sejumlah uang tertentu.
3)    Valuta asing (valas) merupakan mata uang asing yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional. Di antaranya adalah Dollar-Amerika, Euro-Eropa, Yen-Jepang, Poundsterling-lnggris, dan Riyal-Arab Saudi.
4)    Wesel Asing atau Special Drawing Right (SDR), merupakan cadangan kekayaan yang dimiliki oleh IMF yang dapat dipinjam oleh negara anggota.
5)    Cable order (telegraphic transfer), merupakan cek yang dikirimkan melalui telegram atau radiogram atau telepon dari bank di dalam negeri dengan bank di luar negeri.
6)    Traveller Cheque (TC), merupakan cek khusus untuk digunakan dalam perjalanan biasanya untuk turis dan dapat dicairkan pada bank-bank yang ditunjukdi negara yang dituju.

b. Fungsi Devisa

1)    Sebagai alat tukar internasional.
2)    Alat pengukur nilai perekonomian suatu negara, semakin banyak jumlah devisa suatu negara, semakin baik pula kondisi perekonomian tersebut.
3)    Alat penimbun kekayaan negara.

c. Sumber Devisa

1)    Tarif atau bea masuk barang-barang impor.
2)    Ekspor barang dan jasa.
3)    Hadiah, hibah, atau grants yang berasal dari luar negeri.
4)    Penerimaan deviden dari luar negeri.
5)    Penerimaan dari turis mancanegara.
6)    Pinjaman luar negeri.

d. Tujuan Penggunaan Devisa 

  1. Mebiayai impor.
  2. Menyeimbangkan neraca pembayaran.
  3. Untuk melaksanakan pembangunan.
  4. Untuk membiayai perwakilan negara di luar negeri.
  5. Untuk membayar biaya pendidikan warga negara yang belajar di luar negeri. 
  6. Keperluan wisatawan dalam negeri yang akan berkunjung ke luar negeri. 
  7. Untuk membayar utang luar negeri.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top