Kelayakan Planet Bumi untuk Kehidupan

Kelayakan Planet Bumi untuk Kehidupan

Bumi ini tercipta melalui sebuah proses yang panjang, tidak hanya langsung tercipta beserta segala isinya Oleh karena segala kuasa Tuhan Yang Maha Esa, terbentuklah bumi seperti saat ini yang kita tinggali dan segala kehidupan di dalamnya. Dimulai dari asal-usul kehidupan di bumi, teori terbentuknya bumi, kehidupan di bumi pada masa prasejarah. sampai pada manusia purba yang pernah ada di duma maupun di Indonesia Berikut ini adalah penjabaran dan proses-proses terbentuknya bumi hingga terbentuknya suatu kehidupan di bumi. Khususnya kehidupan masa Prasejarah dan manusia purba di Indonesia.

Bumi benar-benar dipersiapkan sebagai tempat tinggal manusia Para ahli pun mengakui hal ini, Oleh karena itu, akan aneh dan merupakan 'keajaiban super 'bila kehidupan timbul secara tak sengaja' dan ledakan big-bang dan mikro-organisme yang terbawa ke planet Bumi menjadi asal-usul manusia, hewan, serta makhluk hidup lainnya. Kalau teori tersebut benar logika yang paling mungkin adalah tetap ada sebuah kekuatan besar yang mengatur agar proses pembentukan tata surya, terutama bumi, berjalan tepat sesuai perhitungan Kekuatan besar inilah yang menjadi bukti keberadaan Sang Pencipta.

Bumi dijadikan sebagai satunya-satunya planet yang ada kehidupannya dengan alasan sebagai berikut.

1.    Orbit Bumi terhadap bintangnya, Matahari, memiliki jarak yang presis Manusia tidak merasa terlalu panas dan tertalu dingin. Kondisi ini juga membuat air bisa pada bentuknya. cairan dan di beberapa bagian tetap menjadi es. Di Mars dan Venus, ditemukan air juga. Namun, lingkungannya tak memungkinkan air (es) tersebut mencair, mengalir layaknya sungai-sungai di Bumi.

2.    Hanya Bumi yang memiliki satelit paling tepat posisinya, yakni Bulan. Dengan keberadaan satu satelit, Bulan bisa mengatur datangnya air pasang serta air surut. Gravitasi antara Bumi dan Bulan pun begitu presisi sehingga siklus di bumi menjamin kelangsungan hidup penghuninya.

3.    Rotasi Bumi terbadap matahari menjadikan pagi dan siang, iklim dingin dan panas semua terjadi sesuai dengan kondisi makhluk hidup di dalamnya. Kita bisa menikmati Matahari 12 jam dan bulan 12 jam, bisa menikmati pergantian musim yang memungkinkan flora melakukan regenerasinya. Sungguh keseimbangan yang penuh presisi.

4.    Gravitasi Bumi sangat pas. Kalau kita ke Mars atau Bulan, tak ada gravitasi sehingga manusia bisa melompat tinggi hingga puluhan meter. Walau hal tersebut menarik rasanya susah menjalani kehidupan dalam kondisi demikian.

5.    Keberadaan kutub utara dan selatan merupakan medan magnetik yang menjaga kesetabilan Bumi.

6.    Jarak dengan Matahari yang panas yang menyebabkan suhu Bumi optimal tidak terlalu panas atau dingin.

7.    Komposisi gas di atmosfer yang pas sehingga mendukung adanya kehidupan.

8.    Komposisi litosfer beserta kepadatan dan ketebalan.

9.    Perlindungan magnatik oleh gravitasi Bumi yang melindungi dari ganasnya angin surya dan atmosfer yang pas ketebalannya sehingga menghasilkan tekanan yang pas. Tebal atmosfer yang melindungi dari radiasi dan benda antariksa.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top