Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Peluang Usaha

Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Peluang Usaha

Suatu usaha yang dljalankan belum tentu berhasil, kadang kala mengalami kerugien hingga akhimya gulung tikar. Keberhasilan suatu usaha dipengaruhi olah berbagai faktor. Berikut ini faktor-faktor tersebut.

1.    Faktor Manusia

Manusia merupakan makhluk sosial dan makhluk hidup yang mempunyai akal pikiran. Dengan modal dasar akal, manusia akan mampu mewujudkan tujuan di dalam usahanya. Oleh karena itu, manusia merupakan faktor utama keberhasilan suatu usaha. Seorang wirausaha sangat cerdik dalam menjalankan usahanya, berbagai macam cara dilakukan untuk kesuksesan usahanya tersebut.

2.    Faktor Keuangan

Faktor keuangan merupakan suatu hal yang cukup penting, apalagi menyangkut suatu usaha. Suatu usaha tentunya memerlukan biaya, dalam hal ini berupa uang. Hal-hal yang porlu dipelajari wirausahawan dalam bidang keuangan, antara lain perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan; struktur pembelanjaan yang menguntungkan; perhitungan biaya, harga dan laba yang diinginkan; pemasukan dana dari pinjaman.

3.    Faktor Organisasi

Perusahaan juga merupakan sebuah organisasi. Organisasi usaha perusahaan tersebut mempunyai ciri-ciri adanya sekelompok orang bekerja, adanya kerja sama satu sama lain, dan adanya kegiatan kerja yang berbeda-beda tetapi saling berhubungan.

4.    Faktor Perencanaan

Suatu pekerjaan atau usaha haruslah didahului dengan perencanaan yang matang agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Perencanaan juga membantu dapat diraihnya keberhasilan. Perencanaan usaha bertujuan untuk mendorong cara berpikir seorang wirausahawan jauh ke depan, mengoordinasikan kegiatan usaha, mengawasi kegiatan usaha, dan merumuskan tujuan usaha yang akan dicapai.

5.    Faktor Pemasaran

Pemasaran merupakan hal yang sangat penting dalam dunia usaha, karena dengan pemasaran yang baik suatu usaha tentunya akan mendapatkan keuntungan. Sebaik apapun produk suatu usaha, namun bila gagal dalam pemasarannya maka usaha tersebut dikatakan tidak berhasil. Dalam hal pemasaran, seorang wirausaha harus belajar mengenai daya serap pasar dan prospeknya, kondisi pemasaran dan prospeknya, serta program pemasarannya.

6.    Faktor Fasilitas Pemerintah

Pemerintah berupaya membantu keberhasilan suatu usaha. Oleh karena itu, pemerintah juga berusaha memberikan bantuan terhadap para wirausahawan agar dapat berhasil dalam menjalankan usahanya. Pemerintah membantu dalam bentuk fasilitas-fasilitas yang diberikan kepada wirausahawan. Adapun fasilitas-fasilitas yang diperoleh wirausahawan dari pemerintah berupa keringanan membayar pajak, kemudahan dalam memberi izin usaha, dan kemudahan dalam pendanaan usaha.

7.    Catatan Bisnis

Semakin meningkat suatu usaha, maka semakin banyak kejadian-kejadian dalam menjalankan usaha tersebut. Ketika usaha masih kecil, mungkin seorang wirausahawan tidak perlu membuat catatan, karena semua kejadian atau transaksi masih dapat diingatnya dengan baik. Namun, ketika usaha sudah semakin besar maka sangat diperlukan adanya catatan-catatan atas hal-hal penting dalam usaha tersebut. Kejadian-kejadian penting yang dimaksud, antara lain transaksi, order barang, pembelian barang, pembayaran, dan sebagainya.

Suatu usaha mengalami kegagalan merupakan hal yang biasa, namun semua wirausaha tidak ada yang berharap usaha yang dijalankannya mengalami kegagalan. Berikut ini faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kegagalan suatu usaha, menurut pendapat Zimerer.

1.    Tidak kompeten dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.

2.    Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.

3.    Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruan memelihara aliran kas menyebabkan kekacauan operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.

4.    Gagal dalam perencanaan. Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.

5.    Lokasi yang kurang memadai. Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.

6.    Kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan berhubungan erat dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.

7.    Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha. Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar.

8.    Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan. Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya blsa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top