Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

Sebelum Islam masuk, di Indonesia sudah berkembang agama-agama seperti Hindu, Buddha, dan lain sebagainya. Umat beragama tersebut hidup tenteram.dan damai, bahkan hingga saat Islam masuk ke Indonesia yang dibawa oleh para pedagang dari Persia, Arab, dan Gujarat. Islam diperkenalkan kepada mereka sebagai sebuah tatanan kehidupan, seperti saling menghormati dan tolong-menolong serta merupakan kesempurnaan dari peradaban yang telah ada. Akan tetapi, fakta sejarah mengatakan bahwa ketika bangsa penjajah dari Eropa hadir, kehidupan bangsa Indonesia secara umum dan umat Islam secara khusus, porak poranda serta menjadi korban kebengisan dan kebencian akibat niat menguasai kekayaan alam dan keserakahan para penjajah.

  • Masuknya Islam ke Indonesia

Keberadaan Islam di Nusantara telah dirintis sejak abad 1 H atau 7-8 M. Pada periode ini, para pedagang dan mubalig muslim, membentuk komunitas Islam. Para mubalig mengajarkan dan memperkenalkan Islam kepada penduduk setempat. Proses Islamisasi di Indonesia sangat unik. Karena para ulama yang menyebarkan Islam di Indonesia berpegang teguh pada firman Allah SWT. QS. al-Baqarah ayat 256. Ayat itu dijadikan prinsip untuk menyebarkan agama Islam tanpa paksaan dan dengan cara damai.

Adapun cara masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia melalui beberapa cara antara lain sebagai berikut.

1.    Pendidikan, pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang paling strategis dalam pengembangan Islam di Indonesia.
2.    Perdagangan, jalur ini dimungkinkan karena orang-orang melayu telah lama menjalin kontak dagang dengan orang Arab.
3.    Kultural, artinya penyebaran Islam di Indonesia juga menggunakan media-media kebudayaan, sebagaimana yang dilakukan oleh para Wali Songo di Pulau Jawa.
4.    Kekuasaan politik, artinya penyebaran Islam di Nusantara tidak terlepas dari dukungan yang kuat dari para Sultan. Di Pulau Jawa, misalnya Kesultanan Demak, merupakan pusat dakwah dan menjadi pelindung perkembangan Islam.
5.    Perkawinan, artinya menikahkan penduduk setempat yang bergama lain dengan orang yang sudah masuk Islam.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top