Pengertian Ideologi, Fungsi dan Ciri-Cirinya

Pengertian Ideologi, Fungsi dan Ciri-Cirinya


Istilah ideologi berasal dari bahasa latin dari kata ideas dan logos, Ideas berarti ide, gagasan, angan-angan, sedang logos berarti ilmu. Secara umum ideologi diartikan sebagai sekumpulan gagasan, ide, angan-angan yang berupa keyakinan menyeluruh tentang poiitik, ekonomi, social, budaya, dan keagamaan yang disusun. Menurnt Ir. Soekamo ideologi merupakan filosofise grunslag, yaitu sebagai pedoman perilaku dalam kehidupan bangsa dan negara. Pedoman dalam hal ini bagi setiap warga negara untuk berperilaku sebagai suatu bangsa dan penyelenggara negara berperilaku dalam bemegara begitu pula sebaliknya.

Dari berbagai definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa ideologi merupakan satu kesatuan gagasan/ cita-cita dari, oleh, dan mengenai kehidupan seseorang atau sekelompok orang yang didasarkan pada:


Ideologi
Llberallsme
Komunlsme
Soslalfsme
Pancasila
Poiitik hukum
- Demokrasi liberal
- Hukum untuk melindungi individu
- Dalam poiitik mementingkan individu
- Demokrasi rakyat
- Berkuasa milik satu parpol
- Hukum melanggengkan komunis
- Demokrasi untuk kolektivitas
- Diutamakan kebersamaan
- Masyarakat sama dengan negara
- Negara pancasila
- Hukum untuk menjunjung tinggi dan keberadaan individu dan masyarakat
Ekonomi
- Peran negara kecil
- Swasta mendominasi
-  Kapitalisme
-  Monopolisms
- Persaingan bebas
- Peran negara dominan
- Demi kolektivitas berarti demi negara
- Monopoli negara
-  Peran negara ada untuk pemerata
-               Keadilan distributif yang diutamakan
- Peran negara ada untuk tidak terjadinya monopoli yang merugikan masyarakat
Agama
- Agama urusan pribadi
- Bebas beragama
- Bebas memilih agama
- Bebas tidak beragama
-  Agama candu masyarakat
- Agama harus dijauhkan dari masyarakat
- Ateis
- Agama harus mendorong berkembangnya kebersamaan
-  Bebas memilih salah satu agama
- Agama harus menjiwai kehidupan masyarakat berbangsa, dan bemegara
Pandangan terhadap individu dan masyarakat
- Individu lebih.. penting daripada masyarakat
- Masyarakat diabdikan bagi individu
- Masyarakat tidak penting
- Kolektivitas tidak dibentuk, negara lebih penting
- Masyarakat Lebih Penting Daripada Individu
- Individu diakui keberadaannya. Masyarakat diakui keberadaannya. Hubungan individu dan masyarakat dilandasi prinsip selaras, serasi, dan seimbang. Masyarakat ada karena individu.
- Individu akan punya arti apabila hidup besama dalam masyarakat.
Ciri khas
Penghargaan atas HAM, demokrasi, negara hukum, menolak dogma, dan bersikap reaktif terhadap absolutisme ...
Atheisme, dogmatis, otoriter, mengingkari HAM, bersikap reaktif terhadap kapitalisme dan . liberalisms
Kebersamaan, akomodasi, dan jalan tengah
Keselarasan, keseimbangan, dan keserasian dalam aspek kehidupan

filsafat atau pandangan hidup tertentu. Dengan demikian, tepatlah jika Pancasila berkedudukan sebagai ideologi negara, karena pencapaian masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila merupakan cita-cita yang senantiasa diupayakan pelaksanaannya dalam keseharian hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bemegara.

Adapun ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut.

a.    Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
b.    Mewujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.

Fungsi ideologi menurut beberapa pakar sebagai berikut.

a.    Sebagai sarana untuk memformulasikan dan mengisi kehidupan manusia secara individual.
b.    Sebagai jembatan pergeseran kendali kekuasaan dari generasi tua (founding fathers) dengan generasi muda.
c.    Sebagai kekuatan yang mampu memberi semangat dan motivasi individu, masyarakat, dan bangsa untuk menjalani kehidupan dalam mencapai tujuan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top