Pengertian dan Tujuan Menulis cerpen

Pengertian dan Tujuan Menulis cerpen

Menulis cerpen merupakan cara menulls yang paling selektif dan ekonomis. Cerita dalam cerpen sangat kompak, tidak ada bagiannya yang hanya berfungsi sebagai embel-embel. Tiap bagiannya, tiap kalimatnya, tiap katanya, tiap (anda bacanya, tidak ada bagian yang sla-sia, semuanya memberi saham yang penting untuk menggerakkan jalan cerita, atau mengungkapkan. watak tokoh, atau melukiskan suasana. Tidak ada bagian yang ompong, tidak ada bagian yang berlebihan (Diponegoro 1994:6).

Trianto (dalam Kholifah 2006:19) menyebutkan bahwa tullsan yang bersifat kreatif merupakan tulisan yang bersifat apresiatif dan ekspresif. Apresiatif maksudnya melalui kegiatan menulis kreatif orang dapat mengenali, menyenangi, menikmati, dan mungkin menclptakan kembali secara kritis berbagai hal yang dijumpai dalam teks-teks kreatif karya orang lain dengan caranya sendiri dan memanfaatkan berbagai hal tersebut ke dalam kehidupan nyata.

Hartig (dalam Tarigan 1982:24) menyebutkan tujuan menulis sebagai berikut:

1.    Assignment purpose (tujuan penugasan)
Tujuan penugasan ini sebenarnya tidak mempunyai tujuan sama sekali. Penulis menulis sesuatu karena ditugaskan, bukan atas kemauannya sendiri (misalnya para siswa yang diberi tugas merangkum buku).

2.    Altruistik purpose (tujuan altruistik).
Penulis bertujuan untuk menyenangkan para pembaca, menghindarkan kedukaan para pembaca, ingin menolong para pembaca memahami, menghargai perasaan dan penalarannya, ingin membuat hidup para pembaca lebih menyenangkan dengan karyanya itu.

3.    Persuasive purpose (tujuan persuasif).
Tulisan yang bertujuan meyakinkan para pembaca akan kebenaran gagasan yang diutarakan.

4.    Informational purpose (tujuan informasional, tujuan penerangan)
Tulisan yang bertujuan memberi informasi atau keterangan/penerangan kepada para pembaca.

5.    Self-expressive purpose (tujuan pernyataan diri).
Tulisan yang bertujuan memperkenalkan atau menyatakan diri sang pengarang kepada pembaca.

6.    Creative purpose (tujuan kreatif).
Tujuan ini erat hubungannya dengan tujuan pernyataan diri. Tetapi "keinginan kreatif" di sini melebihi pernyataan diri, dan melibatkan dirinya dengan keinginan mencapai norma artistik, atau seni yang ideal, seni idaman Tulisan yang bertujuan mencapai nilai-nilai artistik, nilai-nilai kesenian.

7.    Problem-solving purpose (tujuan pemecahan masaiah).
Dalam tulisan seperti ini sang penulis ingin memecahkan masaiah yang dihadapi. Sang penulis ingin menjelaskan, menjernihkan serta menjelajahi serta meneliti secara cermat pikiran-pikiran dan gagasan-gagasannya sendiri agar dapat dimengerti dan diterima oleh para pembaca.

Jabrohim (2003:71). menyebutkan bahwa tujuan yang dicapai kegiatan pengembangan menulis kreatif, yakni yang bersifat apresiatif dan yang bersifat ekspresif. Apresiatif maksudnya bahwa melalui kegiatan penulisan kreatif orang dapat mengenal, menyenangi, menikmati, dan mungkin menciptakan kembali secara kritis berbagai hal yang dijumpai dalam teks-teks kreatif karya orang lain dengan caranya sendiri. Ekspresif dalam arti bahwa kita dimungkinkan mengekspresikan atau mengungkapkan berbagai pengalaman atau berbagai hal yang menggejala dalam diri kita untuk dikomunikasikan kepada orang lain.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top