Pengertian, Contoh Gurindam dan Ciri-cirinya

Pengertian, Contoh Gurindam dan Ciri-cirinya

Gurindam merupakan puisi lama yang terdiri atas dua baris. Baris pertama merupakan perbuatan, baris kedua merupakan akibat. Gurindam ditulis untuk mengatakan sesuatu yang benar melalui pepatah atau peribahasa. Ciri-ciri gurindam di antaranya sebagai berikut.

1.    Gurindam biasanya berupa kalimat majemuk, yang dibagi menjadi dua baris yang bersajak a a.
2.    Tiap-tiap baris merupakan sebilah kalimat, biasanya terdiri atas anak kalimat dan induk kalimat.
3.    Jumlah suku kata tiap-tiap baris biasanya antara 8 sampai dengan 10 suku kata.
4.    Iramanya tidak tetap.

Contoh gurindam :
Awal diingat akhir tidak
Alamat badan akan rusak

Gurindam yang terkenal adalah ’’Gurindam Dua Belas” karya Raja Ali Haji. Gurindam ini terdiri atas 12 pasal yang berisi persoalan ibadah, perseorangan, kewajiban raja, kewajiban anak terhadap orang tua, tugas orang tua terhadap anak, sifat-sifat. bermasyarakat, dan sebagainya.

Gurindam Pasal 1
Berikut ini gurindam pasal yang pertama:

Barang siapa tiada memegang agama,
sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.
Barang siapa mengenal yang empat,
maka ia itulah orang ma'rifat ,
Barang siapa mengenal Allah,
suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.
Barang siapa mengenal diri,
maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari.
Barang siapa mengenal dunia,
tahulah ia barang yang terpedaya.
Barang siapa mengenal akhirat,
tahulah ia dunia mudarat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top