Pengertian Amal Saleh

Pengertian Amal Saleh

Amal berasal dari bahasa Arab 'amal yang berarti pekerjaan. Dalam bahasa Indonesia, amal berarti perbuatan baik atau buruk. Sedangkan amal saleh adalah perbuatan baik yang diridai Allah SWT. Istilah amal hanya dihubungkan dengan manusia karena hanya manusia yang dapat mengerjakan amal. Hal itu disebabkan amal merupakan suatu perbuatan yang dilakukan berdasarkan ilmu pengetahiian, pilihan atau kesadaran diri sendiri, dan kesengajaan atau niat. Dalam QS. al-'Asr Allah SWT. berfirman.

Artinya: Demi masa (1), sungguh, manusia berada dalam kerugian (2), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta, saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran (3). (QS. al-'Asr)

Ayat di atas adalah suatu pemyataan yang menyatakan bahwa demi waktu, manusia berada dalam kerugian yang nyata. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan menasihati dalam kesabaran. Beberapa contoh amal saleh adalah sebagai berikut.

1. Sedekah

Sedekah adalah suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu; suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap ridha Allah SWT.

Di dalam Al-Qur'an banyak sekali ayat yang menganjurkan kaum muslimin untuk senantiasa memberikan sedekah. Di antara ayat yang dimaksud adalah firman Allah SWT.

Artinya: Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Barangsiapa berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami akan memberinya pahala yang besar. (QS. an-Nisa/4:114).

2. Infaq

Infaq artinya menafkahkan atau membelanjakan harta di jalan Allah SWT. Allah SWT. memerintahkan manusia agar menginfakkan harta di jalan yang benar, antara lain dalam Surah al-Baqarah ayat 267, yang artinya: 'Wahai orang-orang yang beriman lnfakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha kaya, Maha Terpuji.'

3. Ucapan yang Baik

Ucapan ibarat sebuah pisau. Seseorang bisa menjadi mulia dan dihargai dengan ucapannya. Dengan ucapan pula seseorang bisa menjadi hina dan dibenci. Rasulullah saw. bersabda: 'Barang siapa yang beriman kepada Allah, hendaklah ia berkata yang baik atau diam' (Muttafaq'alaihi dari Abu Hurairah dan Abu Syuraih).

Ucapan yang baik juga merupakan ciri hamba-hamba Allah SWT., yang saleh yang akan mendapatkan martabat tinggi di surga. Antara lain lihat Surah al-Baqarah ayat 83.

Rasulullah saw. bersabda: 'Jagalah iiri kamu dari siksa neraka walau hanya dengan memberikan sebutir kurma. Maka barangsiapa yang tidak mampu, hendaklah menggantinya dengan ucapan yang mulia' (HR. Bukhari-Muslim).

4. Ta'awun

Ta'awun artinya tolong menolong. Manusia diciptakan Allah SWT. dengan membawa fitrah, naluri untuk bermasyarakat. Manusia tidak akan mampu berbuat banyak selama ia hanya sendirian. Allah SWT. berfirman dalam Surah al-Ma'idah ayat 2.

Artinya: Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. (QS. al-Mn'idah/5: 2)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top