Dampak dan Manfaat Iptek Terhadap Lingkungan

Dampak dan Manfaat Iptek Terhadap Lingkungan

1. Kemajuan dan Manfaat Iptek

Kemajuan dan manfaat Iptek adalah sebagai berikut.

a. Limbah ternak untuk pupuk (kompos).
b. Sampah dimanfaatkan menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga gerak.
c.    Dengan detoksifikasi surya yaitu sistem pengolahan air yang terkontaminasi dengan memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.
d.    Dalam bidang komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu lebih efisien dan cepat mendapatkan informasi.
e.    Dapat mendatangkan kemudahan hidup dengan adanya kalkulator, alat rumah tangga elektronik, pesawat terbang, kereta api, dan sebagainya.
f. Kemajuan bidang kedokteran dan kesehatan sehingga ditemukan pengobatan berbagai macam penyakit termasuk alat kontrasepsi yang berguna mengatur dan membatasi kelahiran.
g. Pada bidang pertanian (traktor, alat pemotong padi, pupuk buatan) menjadi lebih efektif dan efisien dan meningkatkan produktivitas pertanian dengan teknik mutasi buatan dapat menghasilkan buah buahan yang besar tidak berbiji (contoh buah semangka tanpa biji).
h. Memperluas lapangan kerja karena dibukanya industri-industri baru.
i. Meningkatkan produksi barang-barang kebutuhan masyarakat (sandang, pangan, kendaraan, alat elektronika, dan sebagainya)
j. Pengolahan SDA lebih berkualitas dan optimal.
k. Kemajuan bidang pertahanan keamanan dengan persenjataan yang canggih (rudal, patriot, nuklir, bom j atom, dan Iain-lain) bermanfaat untuk mempertahankan pertahanan dan keamanan wilayahnya.
l. Peningkatan dan pemanfaatan sumber energi baru.

2. Dampak llmu Pengetahuan dan Teknologi terhadap Lingkungan Hidup

a. Upaya untuk mencegah atau mengurangi dampak iptek antara lain dengan cara:

1)    Pengembangan iptek harus memerhatikan asas ekosistem.
2)    Selalu mengadakan monitoring, analisis, dan evaluasi sehingga dapat diketahui sejauh mana gangguan/ dampak yang diakibatkan oleh perkembangan iptek.
3)    Mengembangkan teknologi proteksi yaitu mengembangkan teknologi yang dilengkapi dengan usaha-usaha pencegahan terhadap dampak yang mungkin terjadi.
4)    Mengembangkan teknologi daur ulang untuk pemrosesan kembali limbah untuk mengurangi pencemaran.
5)    Mengembangkan teknologi tepat guna dengan ciri-ciri:
a)    tidak memerlukan pengetahuan teknik yang tinggi;
b)    sederhana sehingga mudah dilaksanakan;
c)    bermanfaat bagi orang banyak;
d)    dapat mendukung teknologi di bidang lain;
e)    dapat meningkatkan nllai sumber daya alam (SDA).

b. Dampak dari penerapan iptek

1)    Kegiatan industri menyebabkan limbah berbahaya (logam-logam berat, zat radioaktif, air buangan \ panas (thermal water waste), kepulan asap, kebislngan).
2)    Pertambangan, berupa terjadinya kerusakan instaiasi, kebocoran, pencemaran buangan penambangan, rusaknya lahan-lahan bekas pertambangan dan pencemaran udara.
3)    Transportasi, berupa pencemaran udara, suara dan nalknya suhu udara kota.
4)    Pertanian, akibat dari nalknya pemakaian zat-zat klmia seperti pestisida, insektisida, herbisida, fungisida sehingga terjadi pencemaran air dan tanah.
5)    Perikanan, karena pendangkalan sungai, erosi, pembuangan limbah Industri sehingga meracuni ikan, polusi air.
6)    Kehutanan akibat penebangan hutan tidak tebang pilih, pembukaan hutan untuk pertanian sehingga berakibat turunnya kesuburan tanah, kelestarlan air, produksi kayu, dan penurunan kekayaan flora dan fauna.
7)    Lautan akibat pencemaran air limbah pabrik, mlnyak dari tambang-tambang minyak dan pencemaran dari kapal-kapal tanker.
8)    Kemajuan bidang persenjataan dengan meledaknya bom-bom nuklir serta reaktor-reaktor atom lainnya yang menyebabkan timbulnya debu yang memuat radioaktif yang menimbulkan sinar alfa, sinar beta, sinar gamma serta partikel-partikel neutron lainnya yang dapat menimbulkan kanker.
9)    Kemajuan teknologi TV menimbulkan pergeseran norma dan nilai bermasyarakat, berkembangnya konsumerisme, seks bebas, dan sadisme.
10)    Menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam mengembangkan iptek serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Terjadinya masalah lingkungan hidup disebabkan oleh tidak seimbangnya antara penggunaan teknologi dan lingkungan hidup. Untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan lingkungan hidup, maka perlu diupayakan hal-hal berikut ini.

a.    Memelihara lingkungan terutama penggunaan air tanah.
b.    Pelaksanaan pembangunan berwawasan lingkungan.
c.    Pemeliharaan hutan tropis sebagai paru-paru dunia dengan menghindari pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
d.    Mendirikan unit-unit pengoiahan limbah industri untuk mengelola limbah industri.
e.    Pengendalian pencemaran sektoral terhadap lingkungan.
f.    Pengembangan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat meialui kegiatan PKK, Karang Taruna, diskusi, cerdas cermat, lomba kelompencapir, kerja bakti, gotong royong.

Tujuan pembangunan berwawasan lingkungan sebagai berikut

a.    Membina hubungan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara manusia dengan lingkungannya.
b.    Melestarikan SDA agar dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus.
c.    Meningkatkan manusia sebagai pembina lingkungan bukan sebagai perusak lingkungan.

Sedangkan pembangunan berwawasan lingkungan merupakan tanggung jawab dari masyarakat Indonesia dan pemerintah. Pemerintah mengeluarkan UU No. 4 Tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan pokok pengeloiaan lingkungan hidup yang intinya yaitu pelaku pembangunan, pemerintah atau swasta harus melaksanakan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan = Environmental Impact Assessment/EIA). Tujuan pelaksanaan AMDAL antara lain sebagai berikut.

a.    Memperkecil dampak proyek/industri terhadap lingkungan.
b.    Memperbesar manfaat proyek terhadap lingkungan dan masyarakat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top